Bagaimana cara kerja pedeteksi wajah?

  • Home / Bagaimana cara kerja pedeteksi wajah?

Bagaimana cara kerja pedeteksi wajah?

Dalam sistem pendeteksian wajah terdapat bagian titik yang dianggap paling dipercaya dan lebih akurat untuk digunakan dalam sistem keamanan biometrik. Bagian-bagian ini terdiri dari mata, alis mata dan mulut. Namun, perlu diingat bahwa bagian mata saja tidak cukup diperoleh secara langsung dari bagian titik muka. Dan secara global, bagian mulut saja tidak cukup untuk menguraikan bentuk mulut. Untuk mendapatkan bagian ini diperlukan bagian dari wajah yang dinormalisasi berdasarkan tepian dari pemetaan. Pengenalan bagian bagian titik ini dikenal dengan suatu pendekatan vector quantization yang terawasi.

Dalam sistem keamanan biometrik dengan pengenalan struktur bentuk wajah ini membutuhkan peralatan kamera dalam pengidentifikasiannya. Alat ini sebagai device untuk mengambil kode berdasarkan bentuk geometri wajah yang diambil secara 2D dan 3D.

Setelah wajah berhasil dideteksi, software akan menentukan posisi, ukuran, dan sikap kepala. Pada pemindaian secara 3D, wajah akan mampu dikenali hingga 90 derajat, namun dengan software 2D kepala harus menghadap kamera paling tidak 35 derajat. Setelah dipindai makan akan dibuat template dan diterjemahkan kedalam sebuah kode unik yang mempresentasikan setiap wajah.

Jika foto wajah yang telah direpresentasikan dan ketersediaan foto wajah dalam basis data sama, proses pencocokan dapat langsung dilakukan.

 

Leave Comments